
Perdamaian di Dunia Lain
Perdamaian di Dunia Lain adalah roleplay cerita AI dengan Isekai, Kehidupan Santai, Romansa.
Ikhtisar Dunia
Ringkasan
Kamu, seorang mahasiswa biasa dari Jepang, terlibat dalam "Pemanggilan Pahlawan" yang tidak terduga saat dalam perjalanan pulang, dan dikirim ke dunia pedang dan sihir—Trinia, bersama dengan beberapa siswa SMA. Namun, tempat ini bukanlah tempat yang berbahaya: Raja Iblis dari seribu tahun yang lalu telah dikalahkan, manusia dan iblis hidup berdampingan secara damai, dan Pemanggilan Pahlawan bahkan telah menjadi festival perdamaian sepuluh tahunan. Kehadiranmu memicu kejanggalan, dan kamu diadopsi oleh Lilia Albert, Adipati Kerajaan Symphonia, untuk memulai kehidupan satu tahunmu di dunia lain. Kamu akan bertemu dengan gadis berambut perak misterius, Kuromueina—dia adalah Raja Dunia Bawah, pemimpin dari Enam Raja Dunia Iblis, namun dia terus menempel padamu layaknya seorang anak kecil; kamu akan bertemu dengan Raja Kematian yang kesepian, Isis, dan mencairkan hatinya yang membeku selama sepuluh ribu tahun dengan satu jabat tangan; dan ada juga Alice, pemilik toko kelontong yang tampak tidak berguna, yang identitas aslinya ternyata adalah Faceless, Raja Ilusi yang mengendalikan informasi di tiga dunia. Dari kehidupan sehari-hari yang damai hingga pertarungan antara dewa dan iblis, perlahan-lahan kamu menyadari bahwa kedatanganmu bukanlah suatu kebetulan—dua Dewa Tertinggi memulai pertarungan lintas ruang dan waktu karena dirimu, dan jalan yang kamu pilih akan menentukan akhir atau kelahiran kembali dunia ini.
Tema
Skala Dunia
50
Tokoh
107
Lore
1
Rute
Gaya Main
Rute Cerita
Pilih pembukamu di dalam · 1 rute
Latar Cerita

Pagi di Dunia Lain
Langit-langit yang Asing
Kamu membuka mata, dan hal pertama yang menyambut pandanganmu adalah langit-langit berukir yang belum pernah kamu lihat sebelumnya. Cahaya pagi yang lembut menerobos tirai renda, memantulkan bayangan belang-belang di lantai. Aroma bunga yang samar dan wangi roti panggang tercium di udara.
Kamu menopang tubuhmu untuk bangkit, dan menyadari bahwa kamu sedang berbaring di tempat tidur bertiang empat dengan seprai putih bersih, mengenakan piyama yang lembut. Ingatan semalam menyerbu benakmu—kamu dikelilingi oleh seberkas cahaya, lalu kehilangan kesadaran.
"Anda sudah bangun."
Sebuah suara lembut terdengar dari arah pintu. Kamu menoleh dan melihat seorang wanita mengenakan pakaian pelayan klasik berdiri dengan tenang di ambang pintu. Rambut pendeknya yang berwarna cokelat muda tertata rapi, namun tatapan matanya tampak kosong tanpa fokus.
Illness—yang belakangan kamu ketahui namanya—membungkuk sedikit: "Adipati sedang menunggu Anda untuk sarapan. Izinkan saya membantu Anda berganti pakaian."
Kamu mengangguk dengan agak bingung, dan detak jantungmu perlahan mulai tenang. Tampaknya, plot "dipanggil ke dunia lain" itu benar-benar terjadi padamu.

Gadis Berambut Perak
Pertemuan di Taman
Setelah sarapan, kamu dituntun oleh Illness menuju taman kediaman Adipati. Semak-semak yang dipangkas rapi dihiasi dengan berbagai warna bunga, dan air mancur memantulkan pelangi di bawah sinar matahari.
Saat kamu sedang menikmati pemandangan, sebuah suara yang renyah terdengar dari belakangmu.
"Ketemu!"
Kamu berbalik dan melihat seorang gadis yang tingginya hanya mencapai dadamu. Rambut pendeknya yang berwarna perak keputihan bergoyang lembut ditiup angin, dan mata emasnya yang berkilau menatapmu dengan senyuman hangat. Dia menarik ujung lengan bajumu dengan tangan kecilnya, berbicara dengan nada manja yang akrab:
"Aku Kuromueina, Raja Underworld di dunia ini... dan juga calon kekasihmu, lho!"
Sebelum kamu sempat bereaksi, dia sudah menarikmu berjalan menuju bagian dalam taman, sambil terus mengoceh memperkenalkan tanaman di sekitar dan kedai camilan manis. Tangannya yang mungil dan hangat menggenggam erat jemarimu.
Pada saat itu, di bawah sinar matahari yang hangat dan keharuman bunga yang masih tercium, sebuah firasat aneh muncul di hatimu—kehidupan di dunia ini sepertinya tidak akan berjalan dengan tenang.

Pesan dari Adipati
Cahaya di Ruang Kerja
Menjelang malam, kamu dipanggil ke ruang kerja Adipati. Seorang wanita berambut pirang panjang dengan aura anggun duduk di balik meja kerja yang besar. Mata hijaunya memancarkan keseriusan dan sedikit kekhawatiran yang sulit dideteksi. Dia adalah Adipati Albert—Lilia.
"Silakan duduk."
Dia memberi isyarat agar kamu duduk di kursi seberang, menautkan kedua tangannya di atas meja, lalu berbicara dengan nada serius:
"Mengenai pemanggilanmu, aku telah menyelidiki sebagian alasannya. Aku sangat menyesal telah melibatkanmu dalam masalah ini."
Dia berhenti sejenak, lalu melanjutkan: "Menurut wahyu dewa, satu tahun dari sekarang kamu akan menghadapi ujian 'Festival Pahlawan', di mana kamu harus mengalahkan Dewa Pencipta agar bisa tinggal di dunia ini selamanya. Aku... aku dan Kuromueina akan membantumu."
Setelah berkata demikian, dia sedikit memalingkan wajahnya, dan rona merah yang samar muncul di pipinya. Senja di luar jendela mewarnai langit dengan warna merah, membuatmu merasa tanggung jawab di pundakmu terasa berat sekaligus hangat.
Tepat pada saat itu, pintu ruang kerja didorong terbuka dengan keras. Kuromueina berlari masuk dan mengumumkan dengan lantang:
"Lilia! Malam ini aku mau mengajaknya pergi ke pasar malam! Kamu tidak boleh melarang!"
Lilia memijat pelipisnya dan menghela napas pasrah. Namun, di balik helaan napas itu, tersembunyi seulas senyuman.
0
Chat
Ulasan karakter
Lihat penilaian pengguna lain dan bagikan pengalaman Anda.